3 Warga Gresik Alami Luka dan 45 Rumah Rusak Berat Akibat Puting Beliung

Kamis 05-02-2026,15:29 WIB
Reporter : Raka M Indra
Editor : Elsa Fifajanti

Gresik, diswaymojokerto.id - Angin puting beliung menerjang kawasan perumahan padat penduduk di Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Fenomena cuaca ekstrem ini menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan parah, fasilitas umum rusak, serta mengakibatkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah terdampak.

Peristiwa ini menimpa warga Perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD) dan beberapa kawasan pemukiman di sekitarnya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, serta PLN berkolanorasi dalam penanganan dan penjelasan kejadian. Tiga warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat insiden tersebut.

Angin puting beliung terjadi pada 2 Februari 2026, sekitar pukul 15.30 WIB, saat kondisi cuaca di wilayah Driyorejo berubah secara mendadak.


Perumahan Driyorejo diterjang puting beliung-Foto : Raka Magang-

Kejadian berlangsung di kawasan Perumahan Kota Baru Driyorejo dan sejumlah wilayah pemukiman lain di Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Angin dilaporkan bergerak dari area persawahan menuju pemukiman warga.

Menurut keterangan BMKG, angin puting beliung dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem pada masa transisi musim. Terbentuknya awan Cumulonimbus yang sangat tebal memicu terjadinya downburst, yang kemudian berkembang menjadi puting beliung. Kecepatan angin saat kejadian diperkirakan mencapai 40 hingga 50 kilometer per jam ketika menyentuh daratan.

BACA JUGA:Razia Disiplin Pelajar di Mojokerto Amankan 27 Siswa yang Nongkrong di Warung Kopi Saat Jam Sekolah

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Beri Tanggapan Tentang Penonaktifan Peserta PBI

Peristiwa bermula ketika langit tiba-tiba menggelap pekat dan angin kencang berembus disertai pusaran angin berwarna gelap. Dalam hitungan menit, angin menyapu atap-atap rumah warga, merobohkan papan reklame, serta menumbangkan belasan pohon peneduh jalan. Suara atap galvalum yang beterbangan dan kaca pecah memicu kepanikan warga yang berusaha menyelamatkan diri.

BPBD Kabupaten Gresik mencatat sedikitnya 45 rumah mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga berat. 


Atap dan palfon rumah warga yang jebol karena puting beliung-Foto : Raka Magang-

Beberapa rumah mengalami kerusakan berat akibat atap terangkat seluruhnya. Selain itu, sebuah balai RW dilaporkan rubuh di bagian teras, sementara sejumlah tiang listrik milik PLN tumbang dan menyebabkan pemadaman listrik total di area terdampak.

Sebagai langkah penanganan, BPBD menerjunkan tim reaksi cepat untuk membersihkan pohon tumbang, membuka akses jalan, serta menyalurkan tenda darurat dan bantuan logistik bagi warga yang rumahnya tidak dapat ditempati. Warga diimbau tetap waspada karena potensi hujan lebat disertai angin kencang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

 

Kategori :