BACA JUGA:Penurunan Harga Bensin Penyebab Utama Deflasi Mojokerto di Bulan Februari 2026
Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa turnamen e-sport dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif sekaligus membuka peluang meraih prestasi di bidang olahraga elektronik yang kini semakin berkembang.
Sementara itu, Brian, Ketua Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Mojokerto, berharap dari kompetisi ini akan lahir pemain-pemain berbakat yang mampu menembus tingkat nasional.
Ia menilai potensi pemain e-sport di Mojokerto cukup besar dan perlu terus didukung melalui kegiatan kompetitif yang berkelanjutan. Brian juga mengingatkan peserta untuk tetap menjaga semangat serta menjunjung tinggi sportivitas, terlebih turnamen ini berlangsung di bulan Ramadan.
Peserta turnamen Mobile Legends pada Kontainer E-Sport Competition Vol.2 di Kopi Kontainer Mojokerto.-Foto : Habib Magang-
Ketua pelaksana kegiatan, Iktarna Faris, menyampaikan bahwa keberhasilan Kontainer E-Sport Competition Vol.2 tidak terlepas dari kerja keras panitia yang telah mempersiapkan acara dengan matang.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem e-sport yang lebih kuat di Mojokerto. Menurutnya, perkembangan teknologi digital saat ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkarya dan berprestasi, termasuk di bidang olahraga elektronik.
BACA JUGA:Dua Mantan Karyawan RedDoorz di Mojokerto Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Rp50 Juta
BACA JUGA:Cara Menghindari Ngantuk Berlebihan Saat Puasa
Melalui turnamen ini, Mojokerto dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan e-sport. Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari organisasi olahraga, komunitas gamer hingga institusi pendidikan, menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem e-sport yang sehat dan berkelanjutan.