Jelang Mudik Lebaran, Perlintasan Liar di Mojoanyar Mojokerto Ditutup

Perlintasan liar di Dusun Wonoayu, Mojoanyar, Mojokerto.- Foto : dok. DPRKP2 Kabupaten Mojokerto.-
Mojokerto, Diswaymojokerto.id - Menjelang arus mudik dan Hari Raya Idulfitri 2025, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto terus melakukan langkah antisipasi guna menjamin kelancaran dan keselamatan lalu lintas.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penutupan perlintasan liar di Dusun Wonoayu, Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, selama ini kerap dilintasi warga.
Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Setyo Budi mengatakan, penutupan perlintasan liar ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan warga, terutama karena perlintasan tersebut tidak masuk dalam data Jalur Pelintasan Langsung (JPL) yang tercatat di Daop 8 Surabaya.
"Demi keamanan, perlintasan liar itu ditutup karena tidak masuk dalam data JPL Daop 8 Surabaya. Kami mengikuti instruksi Daop 8, sehingga perlintasan liar tersebut harus ditutup," ujarnya, Senin, 24 Maret 2025.
BACA JUGA:Disnaker Mojokerto Buka Posko Pengaduan THR
BACA JUGA:Menag : Idul Fitri 1 Syawal Berpotensi Sama dengan Penetapan Muhammadiyah, 31 Maret 2025
Sebelum dilakukan penutupan permanen, pihak DPRKP2 telah memberikan sosialisasi kepada warga sekitar serta memasang papan peringatan berupa rambu larangan melintas.
Namun, petugas masih mendapati banyak warga yang tetap menggunakan perlintasan liar tersebut, baik pejalan kaki maupun pengendara roda dua.
"Saat kami lakukan monitoring dan evaluasi (monev), masih banyak warga yang melintas. Akhirnya, kami tutup permanen," ujarnya.
Setyo menambahkan, perlintasan liar yang ditutup di Mojoanyar adalah satu-satunya yang menjadi kewenangan DPRKP2 Kabupaten Mojokerto.
Selain itu, dari data Daop 8 Surabaya, di Kabupaten Mojokerto terdapat 10 titik perlintasan kereta api, dengan rincian satu titik ditutup di JPL 54, enam titik sudah dibangun underpass, dan tiga titik lainnya sudah dilengkapi palang pintu di wilayah Trowulan, Sooko, dan Mojoanyar.
BACA JUGA:Istigotsah Bersama Relawan, Bupati Mojokerto, Gus Barra, dan Gus Habib Tak Lupa Janji Kampanye
BACA JUGA:Identitas Mayat Pria Bertato yang Ditemukan di Sungai Brantas Mojokerto Terungkap, Warga Nganjuk
Selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2025, DPRKP2 Kabupaten Mojokerto juga telah menyiapkan 82 personel untuk mendukung kelancaran lalu lintas, rinciannya 42 orang sebagai pengendali operasi (Dalops), 16 orang dari Tim Tanggap Reaksi Cepat (TRC) Penerangan Jalan Umum (PJU).
Sumber: