Ribuan Buruh Demo ke Grahadi Surabaya, Suarakan 4 Tuntutan

Para pendemo bergerak ke dalam kota Surabaya, Kamis 28 Agustus 2025-Foto : Viola Magang-
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce, mengatakan,kepolisian mengerahkan sedikitnya 2.608 personel untuk mengamankan jalannya aksi. Personel tersebut ditempatkan di titik-titik strategis sepanjang rute yang dilalui massa aksi, termasuk di depan Kantor Gubernur Jawa Timur.
“Pengamanan dilakukan untuk memastikan aksi berjalan tertib, menghindari gangguan keamanan, dan meminimalisir kemacetan. Kami juga melakukan pengalihan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan agar warga Surabaya tidak terjebak macet,” ujar Pasma Royce.
BACA JUGA:Harga Ubi di Pacet Merangkak Naik Dua Kali Lipat, Pedagang Terpaksa Kurangi Stok
BACA JUGA:Candi Gajah di Puncak Gajah Mungkur, Mojokerto, Warisan Sejarah yang Terlupakan
Meski diikuti oleh ribuan buruh, aksi di Surabaya berlangsung tertib dan damai. Tidak ada insiden bentrokan atau tindakan anarkis yang dilaporkan. Massa buruh hanya menyampaikan aspirasi melalui orasi, pembentangan spanduk, dan yel-yel. Beberapa buruh juga terlihat membawa bekal makanan dan air minum untuk mengantisipasi lamanya aksi.
Pada Siang Hari, massa mulai memadati kawasan Jalan Pahlawan di depan Grahadi. Mereka mendengarkan pernyataan sikap yang dibacakan oleh koordinator aksi. Setelah orasi terakhir disampaikan dan pernyataan resmi dititipkan kepada perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, massa secara bertahap membubarkan diri.
Pemantauan di depan royal plaza-Foto : Viola Magang-
Aksi ini menimbulkan dampak signifikan terhadap arus lalu lintas di Surabaya. Sejumlah ruas jalan utama mengalami kemacetan panjang, terutama di sekitar rute long march. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan untuk menghindari kawasan Ahmad Yani, Darmo, Basuki Rahmat, hingga Pahlawan selama aksi berlangsung.
Meski demikian, arus lalu lintas di sebagian besar ruas jalan mulai kembali normal seiring bubarnya massa. Pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan pemantauan hingga situasi benar-benar kondusif.
BACA JUGA:Pameran Flora di Sunrise Mall Mojokerto, Kenalkan Terarium Hingga Pajang Aneka Tanaman Hias
Dengan berlangsungnya aksi ini, para buruh berharap pemerintah segera merespons tuntutan mereka. Jika tidak, mereka mengancam akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar di kemudian hari.
Sumber: